[TERBARU] Sedihnya Bunda Ini Awalnya Divonis Blighted Ovum, Malah Alami Janin Tak Berkembang

Jakarta – Ketika membangun bahtera rumah tangga, Bunda dan suami pasti memiliki keinginan untuk mendapat momongan. Namun memang tak semua pasangan bisa dengan mudah mendapatkan keturunan ya Bunda.

Tak sedikit pasutri yang harus berjuang untuk mendapatkan garis dua. Salah satunya kisah seorang Bunda yang diunggah melalui akun TikTok @yuliianish. Dalam video unggahannya, Bunda Yulia membagikan perjuangannya untuk mendapatkan momongan. 

HaiBunda pun sudah mendapatkan izin Bunda Yulia untuk menceritakan kisahnya. “Jadi aku telat haid 11 hari dan hari ini hari ke 26 puasa di bulan Ramadhan. Dan ini pertama kalinya aku coba testpack, di tanggal 28 April 2022. Hasilnya garis 2. Besok pagi aku coba testpack lagi, di tanggal 29 April 2022 hasilnya sama garis 2,” tulis @yuliianish_ dalam unggahannya pada 15 Juni kemarin.

“Siangnya aku langsung USG sama suami ke dokter kandungan di daerah Pamulang, ternyata udah ada kantongnya dan ini masuk usia 5 minggu, tapi belum ada janinnya. Dikasih vitamin dan obat penguat, ” tambahnya.




Ciri Anak Berpotensi Cerdas/ Foto: HaiBunda/ Novita Rizki

Dalam unggahan ini, Yulia memberikan cuplikan progress setiap momen yang terjadi. Setelah melakukan USG di dokter kandungan, selang 2 minggu bertepatan dengan habisnya obat, Yulia kembali melakukan pengecekan dengan bidan di dekat rumahnya.

Memasuki usia 10 minggu, Bunda Yulia kembali mendatangi bidan untuk melihat keberadaan kantong janin. Namun, dokter mengungkapkan Yulia alami blighted ovum atau kehamilan kosong tanpa janin.

“Hasil USG dokter bilang ini kehamilan blighted ovum (hamil kosong, tidak ada janin) dan dokter saranin untuk cepet kuret,” bubuhnya.

Merasa hancur dan patah semangat, dalam video tersebut Bidan terlihat memberikan semangat dan mengungkapkan adanya kemungkinan janin terlambat berkembang. Namun, selang beberapa hari Yulia alami flek cokelat, kemudian alami flek berwarna merah ditambah dengan perut yang terasa sakit.

Di hari yang sama ia mendatangi dokter kandungan, namun kunjungan itu malah memberikan hasil yang berbeda. Melalui hasil USG,  terlihat dengan jelas adanya janin dalam kantong, tapi sayangnya janin yang dikandung sudah tidak berkembang sejak usia 7 minggu. 

Bunda Yulia sendiri mengungkapkan bahwa diagnosis blighted ovum pertama mungkin karena alat USG yang kurang maksimal.




Medicine, Hospital, Medical Clinic, Ultrasound, DoctorSedihnya Bunda Ini Awalnya Divonis Blighted Ovum, Malah Alami Janin Tak Berkembang/ Foto: Getty Images/iStockphoto

Tak pelak, Bunda Yulia dan suami pun merasa hancur karena ternyata buah hati mereka hanya bisa bertahan sebentar di dalam rahim. Kemudian dokter pun memberikan 2 opsi untuk mengatasi janin tak berkembang itu. Pertama dengan obat atau menjalani kuret.

Akhirnya karena berbagai alasan Bunda Yulia memutuskan untuk menyelesaikannya dengan meminum obat. Setelah minum obat, ia merasakan nyeri perut yang luar biasa melebihi haid. Setelah 1 jam, janin dan gumpalannya pun akhirnya keluar.  

“Alhamdulillah makasih ya de uda keluar, udah ga bikin mama nangis kesakitan lagi. Doain smoga aku dan suami bisa selalu ikhlas dan kuat dan semoga bisa cepet dikasi kepercayaan punya dede lagi,” tulisnya.

Melalui kisah Bunda Yulia, mari kita kenali apa itu blighted ovum dan perbedaannya dengan janin tak berkembang. Simak di halaman berikutnya ya Bunda.

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

Saksikan juga yuk video tentang serba-serbi implantasi.

[Gambas:Video Haibunda]


Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published.