[TERBARU] Manfaat dan Variasi Posisi Misionaris Agar Seks Makin Memuaskan

Bunda dan suami tentu memahami bagaimana melakukan posisi misionaris yang populer sejak dulu. Posisi misionaris adalah salah satu gaya bercinta ‘tertua’ yang dipraktikkan banyak pasangan dan paling umum diterapkan. 

Mengutip Times of India, posisi misionaris adalah gaya seks yang paling disukai. Namun menurut survei 2011, posisi misionaris sering dicemooh oleh para feminis karena terlalu dikendalikan oleh laki-laki.

Posisi misionaris adalah gaya bercinta yang konvensional dan bisa disebut paling klasik. Ini mudah dilakukan bahkan pada pengantin baru sekalipun. Melakukan posisi misionaris juga tidak membutuhkan tenaga ekstra saat mempraktikkannya. 

Terdapat ragam manfaat dari posisi misionaris. Salah satu manfaat posisi misionaris adalah bisa meningkatkan keintiman karena bisa dilakukan sambil berpelukan erat dan menatap wajah satu sama lain. 

Selain mudah dilakukan, kelebihan posisi misionaris adalah tidak membutuhkan tubuh atletis atau pengetahuan lain untuk mempraktikkannya. Posisi misionaris adalah gaya bercinta yang alami dilakukan pasangan. 




Kelebihan posisi misionaris lainnya adalah membuat Bunda dan suami bisa lebih banyak kontak mata, berciuman, dan tatap muka. Namun, posisi misionaris juga bisa jadi sulit apabila pria kelebihan berat badan.

Kekurangan posisi misionaris lainnya adalah membuat Bunda memiliki gerakan terbatas. Satu-satunya pilihan hanya mendorong ke atas tapi sulit dilakukan. 

Manfaat posisi misionaris

Dilansir dari The Health Site, terdapat ragam manfaat posisi misionaris untuk kehidupan seks dalam pernikahan. Apa saja manfaat posisi misionaris untuk seks dan hubungan?

1. Keintiman

Salah satu manfaat posisi misionaris adalah bisa meningkatkan keintiman. Posisi misionaris adalah gaya bercinta yang membuat Bunda dan Ayah saling berhadap-hadapan, merasa dekat secara pribadi.

Tidak ada yang bisa memperkuat hubungan selain kontak mata secara intens dan baik. Bunda dan Ayah juga bebas untuk menyentuh dan mencium lembut wajah, rambut, serta leher saat berhubungan seks.

2. Stimulasi yang baik

Manfaat posisi misionaris lainnya adalah memungkinkan lebih banyak rangsangan karena sudut penetrasi bersentuhan dengan klitoris. Titik G-spot (area sensitif yang terletak di dinding atas vagina) mudah dirangsang karena penis masuk dari sudut yang lebih rendah dan dapat mencapai dinding atas vagina dengan sedikit usaha.

3. Meningkatkan kenyamanan

Posisi misionaris juga bisa meningkatkan kenyamanan saat bercinta dan tidak menakutkan bagi banyak pasangan. Tak ada risiko kesehatan tertentu yang berbahaya karena melakukan posisi misionaris.

Nah, posisi seks misionaris ini juga memiliki variasi, lho. Lanjut baca halaman berikutnya yuk.

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

Simak juga tips foreplay berikut agar seks semakin memuaskan:

[Gambas:Video Haibunda]


Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published.