[TERBARU] 5 Hal Diketahui soal Aset Rp 2 T Besan Setya Novanto Disita Satgas BLBI

Jakarta

Satuan Tugas Bantuan Likuidasi Bank Indonesia (Satgas BLBI) BLBI kembali menyita sejumlah aset milik obligor di Bogor, Jawa Barat. Aset yang disita kali ini berupa lahan golf dan hotel.

Satgas BLBI berhasil mengumpulkan dan merampas aset senilai Rp 22.678.608.179.526 dari obligor dan debitur. Nilai tersebut merupakan hasil kerja selama satu tahun Satgas BLBI dibentuk.

Satgas BLBI sita lahan di Bogor milik besan Setnov Foto: Rizky Adha-Ometraco.comcom

Aset Milik Besan Setya Novanto

Lahan golf dan hotel yang disita dari PT Bank Asia Pasifik atas nama Setiawan Harjono dan Hendrawan Harjono. Belakangan diketahui aset tersebut milik besan mantan Ketua DPR RI, Setya Novanto atau Setnov.

“Satgas BLBI kali ini menyita atas harta dan kekayaan lain yang terkait dengan obligor PT Bank Asia Pacific atas nama Setiawan Harjono dan Hendrawan Harjono dan pihak-pihak lain yang terafiliasi berupa tanah dan bangunan yang berdiri di atasnya atas nama PT Bogor Raya Development, PT Asia Pacific Permai, dan PT Bogor Real Estate Indo,” kata Menko Polhukam Mahfud Md dalam sambutannya di Klub Golf Bogor Raya, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Rabu (22/6).

Aset Senilai Rp 2 Triliun

Total aset kekayaan yang disita tersebut diperkirakan senilai Rp 2 triliun dengan total lahan seluas 89 hektare. “Perkiraan awal pada saat ini, nanti kita hitung lagi, nilai aset yang di sita sebesar lebih kurang 2 triliun,” ucapnya.

Mahfud meminta PT Bogor Raya Development segera menyiapkan diri dengan seluruh data tersedia karena Satgas BLBI akan segera melakukan ekspansi. Hal itu karena di tempat penyitaan ini banyak kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan ekonomi.

“Karena di tempat penyitaan ini atau di objek penyitaan ini, yaitu PT Bogor Raya Development, ini banyak kegiatan kegiatan ekonomi dan sosial ekonomi kerakyatan, fasilitas umum, hotel, golf dan sebagainya itu terus silakan beroperasi. Tetapi sekarang di bawah pengelolaan negara, tidak lagi di bawah aset PT Bogor Raya Development. Perdebatan silakan dilanjutkan, kita akan berjalan terus,” ujarnya.

Baca berita selengkapnya di halaman selanjutnya

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published.