[TERBARU] Jenis Vaksin yang Aman untuk Ibu Menyusui, Bunda Perlu Tahu

Jakarta

Menyusui adalah cara terbaik untuk memenuhi asupan nutrisi Si Kecil ya, Bunda. Sebab, ASI mengandung komponen nutrisi penting yang dibutuhkan bayi untuk tumbuh dan berkembang.

Tahu enggak sih, Bunda? Proses menyusui dapat berjalan lancar bila Bunda mengASIhi anak dalam kondisi sehat lho. Jadi, sebaiknya Bunda menjaga kondisi kesehatan dengan konsumsi makanan bergizi dan menjalani vaksinasi.

Ada beberapa jenis yang dapat diberikan pada ibu menyusui. Tujuan utamanya adalah mencegah penyakit, sehingga anak tidak ikut tertular saat menyusu eksklusif.

Manfaat vaksin

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), vaksinasi adalah cara sederhana, aman, dan efektif untuk melindungi kita dari penyakit berbahaya, terutama sebelum kontak langsung. Vaksin menggunakan pertahanan alami tubuh untuk membangun ketahanan terhadap infeksi tertentu dan membuat sistem kekebalan lebih kuat, Bunda.

“Vaksin melatih sistem kekebalan untuk membuat antibodi, sama seperti ketika terpapar penyakit. Namun, karena vaksin hanya mengandung kuman yang mati atau dilemahkan seperti virus atau bakteri, vaksin tidak menyebabkan penyakit atau membuat Anda berisiko mengalami komplikasi,” kata WHO.

Berikut cara kerja vaksin dalam melindungi tubuh:

  • Mengenali kuman yang menyerang, seperti virus atau bakteri.
  • Menghasilkan antibodi, yakni protein yang diproduksi secara alami oleh sistem kekebalan tubuh untuk melawan penyakit.
  • Mengingat penyakit dan cara melawannya. Jika kemudian hari kita terkena virus atau bakteri penyebab sakit ini, maka sistem kekebalan sudah dapat dengan cepat menghancurkannya sebelum sakit.

Vaksinasi aman ya, Bunda. Efek samping vaksin biasanya ringan dan bersifat sementara, seperti lengan yang sakit atau demam ringan. Efek samping yang lebih serius mungkin terjadi, tetapi sangat jarang.

Bunda perlu tahu, setiap vaksin telah diuji secara ketat di beberapa fase uji coba sebelum disetujui untuk digunakan. Vaksin juga akan dinilai ulang secara teratur setelah diperkenalkan.

“Para ilmuwan akan terus memantau informasi dari beberapa sumber untuk setiap tanda bahwa vaksin dapat menyebabkan risiko kesehatan,” ujar WHO.




Ilustrasi Vaksin/ Foto: iStock

Jenis vaksin yang aman untuk Busui

Beberapa jenis vaksin dari virus hidup (aktif) dapat bereplikasi pada tubuh. Namun, sebagian besar telah terbukti tidak diekskresikan dalam ASI, Bunda.

Nah, melansir Centers for Disease Control and Prevention (CDC), berikut jenis vaksin yang aman untuk ibu menyusui:

Kuman (virus atau bakteri) tidak aktif

  • Antraks
  • Hepatitis A
  • Human Papilloma Virus (HPV)
  • Influensa
  • Ensefalitis Jepang
  • Polio (IPV)
  • Rabies

Kuman (virus atau bakteri) dilemahkan

  • Influenza
  • Campak, Gondongan, Rubella (MMR)
  • Cacar Air (Varicella)
  • Tifus (Ty21a)

Rekombinan

  • Hepatitis B
  • Meningokokus meningitis (MenB)

Konjugasi

  • Haemophilus Influenzae tipe B (HiB)
  • Meningitis meningokokus (MPSV4, MenACWY)
  • Pneumokokus (PCV13)

Polysaccharide

  • Pneumokokus (PPSV23)
  • Tifus (ViCPS)

Toksoid

  • Tetanus, Diptheria, Acellular Pertussis/ Tetanus, Diptheria (Tdap/Td)

Vaksin COVID-19 untuk ibu menyusui




Vaksin Covid-19Ilustrasi Vaksin Covid-19/ Foto: iStock

Selain vaksin-vaksin di atas, vaksin COVID-19 juga aman diberikan untuk ibu menyusui. Hal ini pernah disampaikan oleh Kepala peneliti dan ilmuwan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Dr Soumya Swaminathan, beberapa waktu lalu.

“Tidak ada risiko sama sekali karena semua vaksin yang digunakan saat ini tidak ada yang mengandung virus hidup. Jadi tidak ada risiko penularan melalui ASI,” kata Swaminathan, dilansir laman WHO.

Swaminathan mengatakan bahwa vaksinasi juga bermanfaat untuk bayi yang disusui lho. Faktanya, antibodi ibu menyusui bisa terdeteksi di ASI dan melindungi sang buah hati, Bunda.

“Ini sangat aman. Jadi wanita yang sedang menyusui pasti bisa mendapatkan vaksin yang telah tersedia saat ini,” ujar dokter anak asal India ini.

Vaksin booster COVID-19 juga sudah direkomendasikan untuk diberikan pada ibu menyusui, Bunda. Pemberian vaksin dosis lanjutan ini telah dipastikan aman untuk ibu menyusui.

Kontraindikasi vaksin untuk ibu menyusui

Banyak jenis vaksin yang aman diberikan pada ibu menyusui. Tapi ada pula jenis vaksin yang perlu dihindari karena memiliki kontraindikasi.

Berikut 2 jenis vaksin yang sebaiknya tidak diberikan pada ibu menyusui menurut CDC:

1. Cacar (smallpox)

Menurut CDC, menyusui merupakan kontraindikasi untuk vaksinasi cacar (smallpox) yang dibuat dari virus hidup. Hal ini karena ditemukannya faktor risiko teoritis untuk transmisi kontak dari ibu ke bayi.

2. Demam kuning (yellow fever)

Dua efek samping yang serius dilaporkan telah ditemukan pada bayi yang diberi ASI eksklusif dari ibu yang mendapatkan vaksinasi ini, Bunda.

Vaksin untuk demam kuning ini harus dihindari pada ibu menyusui sampai bukti terbaru ditemukan. Namun, bila dalam perjalanannya ibu menyusui harus pergi ke negara endemis penyakit ini, mereka harus segera divaksinasi.

Bila Bunda khawatir dengan pemberian vaksin selama menyusui, sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter atau konsultan laktasi ya. Ini juga terkait efek samping dan dosis vaksin.

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

Simak juga 4 teknik menyusui bayi bari lahir, dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

(ank/som)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published.